Tanaman pengusir kecoa menjadi solusi alami yang banyak dipilih untuk mengurangi gangguan serangga di rumah. Kecoa sering menimbulkan rasa tidak nyaman dan berisiko membawa bakteri karena hidup di lingkungan kotor. Kabar baiknya, kamu tidak selalu harus mengandalkan obat kimia. Ada beberapa tanaman pengusir kecoa alami yang bisa ditanam di sekitar rumah. Aroma khas dari tanaman ini tidak disukai kecoa, sehingga membuatnya enggan mendekat dan bersarang. 1. Catnip, Tanaman Pengusir Kecoa Alami Catnip (Nepeta cataria) dikenal sebagai tanaman favorit kucing. Namun, aromanya justru sangat tidak disukai kecoa. Tanaman ini cocok diletakkan di sudut ruangan atau teras rumah. Perawatannya cukup mudah. Catnip hanya membutuhkan penyiraman rutin dan lokasi yang tidak terkena sinar matahari langsung. Selain kecoa, tanaman ini juga membantu mengusir semut dan kumbang. 2. Bunga Krisan untuk Mengusir Kecoa Bunga krisan (Chrysanthemum) tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga efektif sebagai tanaman pengusir kecoa. Senyawa alaminya menghasilkan aroma yang membuat serangga enggan mendekat. Tanam krisan di pot dan letakkan di teras atau dekat jendela. Pastikan media tanam tidak tergenang air agar akar tetap sehat. 3. Daun Salam sebagai Pengusir Kecoa Alami Daun salam (Syzygium polyanthum) yang sering digunakan sebagai bumbu dapur ternyata juga ampuh mengusir kecoa. Aromanya cukup kuat dan tidak disukai serangga. Selain ditanam, daun salam kering bisa ditumbuk halus lalu ditaburkan di area yang sering dilewati kecoa. 4. Serai, Tanaman Aromatik Pengusir Kecoa Serai (Cymbopogon citratus) dikenal sebagai tanaman aromatik yang mampu mengusir kecoa dan nyamuk. Minyak atsirinya menghasilkan aroma tajam yang tidak disukai hama. Tanaman ini mudah ditanam di tanah maupun pot, serta bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. 5. Mentimun untuk Menghalau Kecoa Aroma mentimun ternyata tidak disukai kecoa. Daripada meletakkan kulit mentimun yang cepat membusuk, menanam mentimun di sekitar rumah menjadi pilihan lebih efektif. Selain membantu mengusir kecoa, tanaman ini juga memberikan hasil panen yang bermanfaat. 6. Bawang Putih, Tanaman Pengusir Serangga Bawang putih memiliki aroma menyengat yang efektif menghalau kecoa dan serangga lain. Menanam bawang putih di halaman atau pot bisa membantu mengurangi gangguan hama secara alami. Tanaman ini juga mudah dirawat dan berguna sebagai bahan masakan harian. Menanam tanaman pengusir kecoa bisa menjadi solusi alami yang aman untuk rumah. Agar hasilnya maksimal, jaga kebersihan lingkungan dengan baik. Pastikan tidak ada sisa makanan, genangan air, atau sampah terbuka agar kecoa tidak betah bersarang.
Pupuk guano dikenal sebagai salah satu pupuk organik unggulan karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Namun, di balik keunggulannya, muncul pertanyaan dari kalangan petani dan penghobi: apakah pupuk guano bisa meracuni tanaman? Jawabannya bisa iya, jika penggunaannya tidak tepat. Sebenarnya, bukan jenis pupuknya yang salah, tapi cara aplikasi dan dosis yang tidak sesuai bisa memberikan dampak negatif. Yuk, kita bahas tuntas sekaligus cari tahu alternatif organik yang lebih aman seperti Pupuk Organik Ansell (POA). Apa Itu Pupuk Guano? Pupuk guano berasal dari kotoran kelelawar atau burung laut yang mengendap selama bertahun-tahun di gua atau pesisir. Selama proses alami ini, kotoran tersebut menyerap unsur hara penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Meski kaya nutrisi, pupuk guano memiliki risiko jika digunakan berlebihan, seperti: Keracunan nitrogen: Daun menjadi terlalu hijau, tanaman tampak lemas, dan tidak berbunga. Tanah makin asam: Akar tanaman kesulitan menyerap nutrisi karena perubahan pH. Penumpukan fosfor: Menyebabkan tanaman gagal menyerap zat mikro seperti seng dan besi. Jika pemakaian berlangsung terus-menerus tanpa pengolahan yang tepat, tanah bisa mengalami kerusakan jangka panjang. Dampak Negatif Penggunaan Berlebih Pupuk Guano Penggunaan pupuk guano yang terus-menerus tanpa pengolahan tambahan bisa menyebabkan: Ketidakseimbangan unsur hara Penurunan kesuburan tanah dalam jangka panjang Kerusakan ekosistem mikro di tanah Pupuk Organik Ansell (POA): Solusi yang Lebih Aman dan Stabil Sebagai alternatif pupuk organik, Pupuk Organik Ansell hadir untuk memberikan nutrisi lengkap tanpa risiko overdosis. POA terbuat dari bahan peternakan yang sudah melalui proses dekomposisi sempurna dan pengujian laboratorium. Kandungan Pupuk Organik Ansell: C. Organik: 21,41% Nitrogen (N): 1,56% Fosfat (P₂O₅): 5,20% Kalium (K₂O): 2,98% pH Tanah: Stabil di angka 7 Tidak hanya kaya nutrisi, POA juga memiliki keunggulan: Aman digunakan dalam jumlah besar Tidak menyebabkan ketergantungan tanah Menstabilkan pH dan memperbaiki struktur tanah Mengandung mikroorganisme baik Bebas residu kimia dan gas metana Tips Aman Menggunakan Pupuk Organik Agar manfaatnya maksimal dan risiko kerusakan tanah bisa dihindari, ikuti panduan berikut: Gunakan sesuai takaran anjuran Campurkan dengan kompos atau tanah humus Periksa pH tanah secara berkala Berikan pupuk secara berkala, jangan berlebihan Bijak Pilih Pupuk, Hasil Maksimal Pupuk guano tidak berbahaya selama kamu menggunakannya dengan bijak. Namun jika kamu ingin opsi yang lebih stabil dan ramah lingkungan, Pupuk Organik Ansell (POA) adalah pilihan yang tepat. Selain mendukung pertumbuhan tanaman, POA juga menjaga kesuburan tanah untuk jangka panjang tanpa menimbulkan efek samping. Ingat, pertanian cerdas dimulai dari pemilihan pupuk yang tepat.

